Pantai Parangtritis selalu dipadati oleh wisatawan selama akhir pekan dan pada saat hari libur seperti Natal dan Tahun baru.

Tak ayal beberapa kasus kecelakaan laut (laka laut) akan terjadi karena wisatawan yang nekat mandi di laut meski sudah ada larangannya.

Terkait hal tersebut, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meminta agar seluruh personel SAR, Linmas dan FPRB dapat menindak tegas wisatawan yang nekat berenang di laut.

Langkah ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya laka laut yang hampir setiap tahun terjadi di wilayah pantai selatan.

"Jangan sampai ada korban jiwa lagi. Karena kita punya pengalaman setiap tahunnya ada laka laut maka saya minta pada linmas, FPRB dan tim SAR untuk melakukan pengawasan dan tindak tegas demi keselamatan wisatawan di pantai," ujar Bupati saat diwawancarai belum lama ini. 

 

Menurut Halim, laka laut yang terjadi wilayah objek wisata pantai di Kabupaten Bantul akan berdampak pada citra negatif dari Kabupaten Bantul.

Maka dari itu, diperlukan perbaikan dalam segi pelayanannya baik dari sigei keamanan dan kenyamanan.

"Linmas, FPRB dan tim SAR kami beri mandat untuk melakukan pengawasan bahkan penegakan aturan untuk keamanan dan kenyamanan para wisatawan," imbuhnya.

 

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bantul, Agus Yuli Herwanta mengatakan linmas, FPRB dan tim SAR yang merupakan kepanjangan dari BPBD diharapkan dapat meningkatkan pemantauan dan kewaspadaan terhadap wisatawan yang nekat mandi di laut.

Ia menjelaskan, di Pantai Parangtritis dan Pantai Depok terdapat posko di mana wisatawan yang mengalami hal-hal yang tidak diinginkan atau keluhan bisa melaporkan di posko tersebut akan segera ditangani.

 

Selain itu, ia juga menyatakan bahwa sebenarnya di wilayah pantai sudah banyak dipasang rambu-rambu dan imbauan agar wisatawan tidak mandi di laut.

Maka dari itu, jika personel melihat adanya wisatawan yang mandi terutama pada daerah yang terdapat larangan untuk mandi karena ada palung maka tak perlu segan untuk menegur dan mengingatkan wisatawan.

"Tak perlu segan, tak perlu takut. Ingatkan wisatawan agar tidak mandi di laut," tambahnya.

 

 

sumber : [ TribunJogja.com | Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti ]