YOGYA - Mabes Polri tidak ingin berkompromi dengan pendukung tim yang berlaga diperhelatan akbar sepak bola Liga 1 Indonesia, yang hendak mengadakan nonton bersama (nobar) di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Polri mengeluarkan ketentuan akan membubarkan para suporter atau siapa pun yang mengadakan nobar Liga 1 saat pandemi Covid-19.

Ketentuan itu juga berlaku di wilayah hukum Polda Daerah Istimew Yogyakarta (Polda) DIY.

 

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, pihaknya mendukung kebijakan dari Mabes Polri soal pelarangan nobar.

Jika di wilayah DIY ditemukan ada kegiatan seperti itu, maka pihak kepolisian akan membubarkan kegiatan nobar tersebut.

"Tentu kami mendukung kebijakan dari Mabes Polri soal pelarangan nobar. Kalau di DIY ada kegiatan itu ya kami akan bubarkan," katanya, Minggu (15/8/2021).

Ia menambahkan, terkait mekanisme pengawasan dan pengamanan nobar tersebut pihak Polda DIY akan mendiskusikan dengan klub sepak bola maupun dengan panitia pertandingan.

"Mekanismenya akan kami diskusikan dengan klub atau panitia pertandingan. Nah, ini klub mana yang akan bertanding di Jogja kami kan belum ada kepastian. Dalam waktu dekat akan kami panggil untuk koordinasi," jelas Yuliyanto.

Dalam rapat koordinasi itu menurut Yuliyanto akan melibatkan para koordinator suporter di wilayah DIY.

"Ya rapat koordinasi itu akan melibatkan para koordinator suporter khususnya di wilayah DIY," paparnya.

Ia berharap para suporter dan masyarakat di DIY dapat memahami bahwa kebijakan ini dikeluarkan semata-mata untuk menekan laju penularan Covid-19. 

 


sumber : jogja.tribunnews.com | Penulis : Miftahul Huda | Editor : Gaya Lufityanti