Berwisata salah satu aktivitas yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk melepas kepenatan usai menjalani runititas. Dengan berwisata orang akan kembali fresh dan siap untuk kembali menjalani aktivitas keseharian.

Namun, tak jarang tempat wisata yang mereka kunjungi justru mengecewakan dan keinginan untuk menikmati keindahan alam tak berjalan secara maksimal. Dalam sepekan ini terdapat berbagai kasus yang dialami pengunjung di lokasi wisata. Liputan6.com telah merangkum sejumlah peristiwa tersebut dari berbagai sumber,

 

1. Pecel Lele Mahal di Pinggir Jalan Malioboro

Pada Selasa, 25 Mei 2021, seorang perempuan dibuat terkejut saat mengetahui biaya yang harus dikeluarkannya untuk makan satu porsi pecel lele di pinggir jalan Malioboro, Yogyakarta. Ia merasa harga makanan itu cukup mahal. Menurut dia, harga makanan di sana tak sesuai dengan apa yang sering dibicarakan oleh orang-orang Yogyakarta.

Perempuan bernama Aulia Azzahra itu mengeluhkannya lewat video yang diunggah di TikTok-nya dan menjadi viral. Ia mengungkapkan, seekor ikan lele dikenakan harga Rp20.000, itu belum termasuk nasi putih seharga Rp7.000.

Hal lain yang paling jadi perhatian adalah harga lalapan dan sambal yang dijual terpisah seharga Rp10.000. Total yang mesti dikeluarkannya untuk makan pecel lele sebesar Rp 37.000. Ia pun merasa terjebak dengan harga makanan yang mahal itu.

 

2. Bayar Parkir di Malioboro Rp20 Ribu


Viral curhatan tarif parkir mobil Rp 20 Ribu. (Instagram/@dishubkotayogya)

Masih di Malioboro, kali ini pengunjung dikenai tarif parkir yang tidak lazim. Pengguna Facebook dengan akun Rena Deska Physio mengungkapkannya di grup info cegatan Jogja. Ia mengunggah secarik kertas yang bertuliskan Karcis Parkir Jalan Ahmad Dahlan. Dalam karcis tersebut tertera bahwa biaya parkir mobil dikenakan Rp 20 ribu.

Ia mengaku syok ketika mengetahui biaya parkir mobilnya karena biasanya hanya Rp 5 ribu. Kejadian itu dialaminya pada 30 Mei 2021 pukul 23.30 WIB. Pemilik akun mengungkapkan bahwa plat mobil yang digunakannya adalah AB, yang menandakan warga Jogja asli. Ia pun mengungkapkan rasa prihatin pada para wisatawan jika harus dikenai tarif parkir tak wajar itu dan sebagai orang Jogja asli, ia merasa malu melihat nominal tersebut.

 

3. Ambruknya Dermaga Danau Kandi Sawahlunto

Kejadian malang terjadi di objek wisata Danau Kandi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat yang menelan korban jiwa. Sebanyak lima orang wisatawan dikabarkan meninggal dunia dalam insiden ambruknya dermaga di danau tersebut.

Melansir kanal Regional, Kamis 3 Juni 2021, Kepala Pelaksana BPBD Sawahlunto, Adriyusman mengatakan peristiwa ambruknya dermaga Danau Kandi yang biasa dijadikan spot berfoto itu terjadi pada Rabu sore, 26 Mei 2021. Lima wisatawan yang tengah berfoto di dermaga ikut terjatuh ke danau dan tenggelam.

Dua jam setelah insiden itu, tiga wisatawan ditemukan meninggal dunia. Dua lainnya ditemukan esok harinya, Kamis 27 Mei 2021. Kelima korban itu diduga tidak bisa berenang, sehingga tenggelam ketika dermaga tersebut ambruk. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Barat menilai Danau Kandi yang merupakan bekas tambang tak seharusnya dijadikan objek wisata.

 

4. Mi Instan Mahal di Puncak


Viral Kedai Makan Mahal di Puncak, Harga Telur Rebus Rp25 Ribu. (dok.Twitter @ngegasteruss/https://twitter.com/_likeacandle_/status/1399683639315632128/Henry)

Setelah ramai harga pecel lele mahal di Malioboro, Yogyakarta, warganet dihebohkan dengan harga makanan mahal di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Pada 1 Juni 2021, akun Twitter @ngegasteruss mengunggah nota pembayaran dari sebuah kedai makan di Jalan Raya Puncak, Bogor. Total yang harus dibayar sebesar Rp206 ribu.

Tak hanya mahal, ternyata hasil perhitungannya juga janggal. Tertulis dalam nota harga dua porsi Indomie telur yang satuannya Rp18 ribu setelah ditotal malah menjadi Rp 54 ribu.

Kemudian, ada nasi seharga Rp10 ribu per porsi, teh manis hangat Rp10 ribu, jagung bakar Rp17 ribu, roti bakar cokelat keju Rp 25 ribu, dan yang tak kalah mengejutkan telur setengah matang seharga Rp25 ribu. Si pemilik akun mengaku saat itu terburu-buru sehingga tidak mengecek notanya dan langsung dibayar.

 

5. Duduk Harus Bayar di Pantai Parangtritis


Petugas menertibkan pedagang yang berjualan di area pasir maupuan di jalan corblok panatai Parangtritis

Akhir-akhir ini berbagai keluhan dari wisatawan terhadap objek wisata di Jogja meramaikan jagat maya. Akun Twitter @upil_jaran67 melalui sebuah utas pada Senin 31 Mei 2021 merangkum empat keluhan wisatawan Jogja yang belakangan viral, salah satunya yaitu di objek wisata Pantai Parangtritis.

Salah satu foto dalam unggahan itu menampakan pengguna Facebook RumahBelajar Handa menceritakan kejadian yang dilihatnya di sebuah gubuk di Pantai Parangtritis. Ia menceritakan ada lima wisatawan yang duduk di dalam sana.

Kemudian datang seorang ibu yang menagih wisatawan itu Rp20 ribu per orang. Padahal, tadinya si ibu duduk di tempat yang jauh dari gubuk itu. Ia mengatakan wisatawan itu diminta untuk membayar. Ia juga mengungkapkan bahwa tak ada tulisan harus bayar kalau duduk di sana.

 

6. Wisatawan dDipaksa Sewa Jip ke Merapi

Selain itu, ada juga kasus seorang wisatawan yang dipaksa sewa jip ke petilasan Mbah Maridjan di lereng Gunung Merapi pada 30 Mei 2021. Hal itu membuat Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo turun tangan. Lewat akun Instagramnya, ia meminta agar kasus tersebut segera diselesaikan.

Sebelumnya, seorang warga bernama Iqbal Basyari asal Klaten, Jawa Tengah mengaku diberhentikan oleh petugas karena disuruh untuk menyewa jip. Alasannya, karena jalanan rusak, padahal jalanan tersebut tidak rusak. (Jihan Karina Lasena)

 


Infografis 5 Tips Liburan Aman Saat Pandemi. (Liputan6.com/Trieyasni)


[ sumber : Liputan6.com | Jihan Karina Lasena ]