Kuliner mie ayam sudah sangat familiar di Indonesia dan hampir bisa ditemui di sepanjang tepian jalan.
Seperti namanya, mie ayam, biasanya disajikan dengan topping ayam potong.
Namun di Bantul ada Mie ayam yang disajikan sedikit berbeda.
Selain balutan ayam potong, ada juga tambahan rujak.
Rasanya gurih, asam dan manis.

Pemilik warung mie Ayam, Ndari Iswanti mengatakan, sajian mie ayam rujak merupakan satu di antara banyak menu yang ditawarkan.
Menurut dia, menu mie ayam rujak merupakan menu baru.
Menu ini sengaja disajikan untuk pecinta mie ayam yang ingin merasakan sesuatu yang beda. 

"Awalnya saya ingin ada menu baru. Sesuatu yang unik dan berbeda. Karena saya suka rujak. Akhirnya, coba dipadukan dengan mie ayam ternyata bagi saya pas," kata dia, saat dikunjungi diwarung mie ayam Damkar di Dusun Sumuran, Desa Palbapang, Bantul Minggu (4/10/2020).
Lokasi warungnya persis di depan kantor KPU Bantul dan BPBD Bantul. 

Secara keseluruhan, tampilan Mie Ayam Rujak hampir sama seperti mie ayam pada umumnya.
Soal citarasa juga tak jauh berbeda.

Hanya saja, selain gurih-asin, ada sensasi rasa asam-manis saat rujak bercampur dengan kuah.
Satu porsi mie ayam dibanderol dengan harga Rp 9.000.
Warung ini buka setiap hari. 
"Pukul 09.00 siang sampai jam 20.00 malam," tuturnya.

Selain mie ayam rujak, di warung tersebut juga menyediakan berbagai menu lain, mulai dari Mie ayam biasa, Mie ayam Balungan, Mie Ayam Ceker, Mie Ayam Kepala, hingga Mie ayam Bakso.

Harganya juga masih lumayan terjangkau, antara Rp 6.000 sampai dengan Rp 10.000. 
Khusus hari Jumat, mie ayam dibanderol dengan harga Rp 5.000.

"Bagi anak yatim-piatu dan penghafal Alquran, kami gratiskan," ucap dia.

 

 


sumber : jogja.tribunnews.com | Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti